topbella

Senin, 18 April 2011

Purnama #1


#Langit Jogja#


Malam itu seperti pakaian, waktu menyandarkan kelelahan dan kepenatan. Layaknya pakaian, malam mampu menyelimuti jagad raya. Layaknya pakaian, tak hanya menawarkan kepolosan akan tetapi selalu ada pilihan manik-manik apa yang ingin kita punya di atas pakaian kita. Tentang malam dan hamparan langit yang demikian sempurna, dengan manik-manik alam yang kian memikat dan penyembuh segala lara.

Dan purnama malam ini, kami menikmatinya di tempat yang berbeda. Sambil berbincang dan meninggalkan sejenak kewajiban yang menuntut untuk segera dilaksanakan...

Bersama al Qamaar dan al Anjaam...

Untuk kedua sahabatku, suguhan malam ini indah sekali bukan? ^^

Senin, 11 April 2011

Hujan: Cerita Pagi


Aku teringat pada detik-detik yang kugenggam. Hangat senyum penyeruak semangat. Awal harapan, nyatanya tak kudapatkan sepagi ini. Ada yang datang menyergap tentang rasa 'panas', sederhana, mengena, menerbangkan miniatur angan di awal hari ini. Lalu hujan ini mengguyur 'panas' itu, menghanyutkannya bersama air sungai, bermuara entah kemana. 'Panas' itu mendobrak paksa genggamanku dan merampas milikku yang berharga untuk hari ini. Tetapi hujan ini mampu mendahului tangis bahkan mampu membasuh air mata yang belum ada. Membuatku seolah-olah menangis. Aku tidak ingin menangis. Aku hanya ingin 'ia' kembali. 'Ia', semangatku, my good mood.

Setitik rasa hangat muncul, berbaur dengan dingin hujan, tapi kutahu hangat itu nyata. Menggunung di pelupuk mataku lalu meleleh pelan di pipi.

Hujan, tetaplah di sini mencipta cerita pagi...

..................................................................................................................................................................


i will break these chains that bind me, happiness will find me
leave the past behind me, today my life begins
a whole new world is waiting it's mine for the taking
i know i can make it, today my life begins
[Bruno Mars]

..................................................................................................................................................................

لم تشتكى وتقول إنك معدم # والأرض ملكك والسما والأنجم
ولك الحقول وزهرها وأريجها # ونسيمها والبلبل المترنم
والماء حولك فضة رقراقة # والشمس فوقك عسجد ينضرم
أحبابنا ما أجمل الدنيا بكم # لا تقبح الدنيا وفيها أنتم
ايليا أبو ما ضى

..................................................................................................................................................................



Sabtu, 02 April 2011

Sensasi [Pasca] OD

OD, bukan over dosis lho melainkan itu adalah istilah yang digunakan oleh dokter gigi saya di detik-detik menjelang operasi pengangkatan gigi bungsu saya yang melintang. Sayangnya, setelah 'ritual' itu selesai, saya lupa untuk bertanya apa OD itu dalam dunia kedokteran gigi karena saya telah teralihkan oleh rasa takut apa yang akan saya rasakan jika bius itu telah habis.

...

Flashback: aku dan 'bungsu'

Saya masih teringat saat tengah malam saya menangis dalam keadaan tidur, bahkan setelah bangun saya justru merasakan sakit yang luar biasa di bagian gigi geraham paling belakang sebelah kanan hampir berdekatan dengan telinga. Saat itu saya menangis di depan teman-teman kos lantai tiga yang ada di depan saya, bisa dibilang saat itu saya lupa dengan umur saya (hahaha...). Karena 'ulah bungsu' saat tengah malam itu, saya bisa merasakan The Amazing of Cengtri seperti dalam film 3idiots menuju kediaman sekaligus tempat praktek my fairy tooth di Kawasan Malioboro dekat Hotel Melia Purosani. Ya, malam itu saya diaba-aba untuk segera menjalani OD karena jika 'bungsu' tak segera diangkat maka saya harus rela merasakan sakit jika 'bungsu' 'berulah' lagi. Rasa sakit itu tidak bisa diprediksi kapan akan menyerang lagi. Jika sudah menyerang, saya akan susah membuka mulut dan merasakan sakit kepala yang amat sangat. Meskipun ada obatnya tetapi jika terus-terusan mengandalkan obat dampaknya juga akan kurang sehat. Apalagi jika ditunda terlalu lama dan mendapati 'bungsu' telah berlubang, rasanya akan semakin sulit saja nantinya. Tak perlu menunggu lama, siangnya, saya pun dianjurkan untuk rontgent merekam jejak 'bungsu' yang ternyata posisinya melintang alias tertidur.

...

Saat OD: seperti melahirkan

Jujur saja, saya sebenarnya belum tahu bagaimana proses dan rasanya melahirkan tetapi pasca OD hari Senin (28/3) rasanya plong seperti seorang ibu yang selesai melahirkan melalui operasi cesar. Betapa tidak, saat itu hanya menggunakan bius blok untuk mematikan rasa untuk sementara. Semua proses dapat dilihat dan dinikmati, mulai dari pisau yang membedah gusi, proses pengangkatan hingga penjahitan. Saat 'bungsu' diangkat saya pun melihatnya, saat ia dikeluarkan dari persembunyiannya lalu dikeluarkan dari mulut saya dan diletakkan di selembar tissu putih. Melihat bahwa saya telah berpisah dengan 'bungsu' sebenarnya ada rasa sedih dalam benak saya tetapi di sisi lain saya merasa lega sesaat setelah OD.

...

Pasca OD: terasa sensasinya

Tak seperti cabut gigi biasa, setelah 'bungsu' diangkat dampaknya baru terlihat: bengkak, demam, susah buka mulut, susah makan dan susah bicara, tentunya sakit dan nyeri karena luka dan jahitan. Dari semua dampak yang bermunculan saya susah sekali menahan sakit dan keinginan untuk makan bahkan saya memanfaatkan buku ide redaksi Mini Magz untuk menulis makanan-makanan yang ingin saya makan (bersama teman-teman redaksi Mini Magz...hehehe...) dan di hari kelima pasca OD alhamdulillah saya bisa membuka mulut, bicara, sedikit lancar mengunyah meskipun belum say goodbye pada rasa sakit dan nyeri. Pasca OD juga memberi saya kesempatan ekstra untuk istirahat sejenak di rumah walaupun harus benar-benar rela meninggalan banyak tugas dan kewajiban. Saya harus senang karena hati yang senang adalah obat ^^ serta perhatian dari sahabat-sahabat saya atas saran-sarannya, terimakasih ^^

Saya hanya bisa berharap semoga setelah dilepas jahitannya akan sembuh total dan rasa sakit pasca OD selama beberapa hari ini akan terganti dengan sehat seterusnya. Bisa tersenyum, beraktivitas dan menikmati romansa diantara tumpukan tugas dan kewajiban-kewajiban yang lain ^^
Ya, inilah romantisme saya bersama 'bungsu' dan hal-hal konyol yang telah terjadi di antara kami. Meskipun sakit, saya menikmatinya.
...

*Sedikit saran dari saya, rutinlah memeriksakan gigi kalian ke dokter gigi. Itu sangat bermanfaat sekali. Sejak saya memutuskan untuk 'berpagar ayu' saya berkewajiban mengunjungi dokter gigi setiap dua minggu sekali dan itu sangat bermanfaat karena saya bisa bertanya tentang banyak hal seputar kesehatan gigi.

Selasa, 01 Februari 2011

Percaya Saja


"Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu erat", kata Arai.

Saya percaya dengan mimpi, karena mimpi adalah rencana paling sederhana yang kita punya. Terwujud atau tidaknya sebuah mimpi terletak pada kekuatan tekad kita untuk merealisasikannya atau hanya akan membiarkannya menjadi setumpuk koleksi angan-angan saja, tentunya tak lepas dari kemurahan Tuhan.

Asykuru syukran 'ala ihsaasiKa annabiil syukran jaziilan. Terimakasih telah mewujudkan mimpi-mimpi kecilku Rabbi ^o^

Dan diantara mimpi-mimpiku selanjutnya adalah memiliki bayi harimau :-D

Kamis, 28 Oktober 2010

Tentang Cinta Pagi Buta

Tentang cinta pagi buta yang hangat. Tentang cinta yang mampu berkompetisi dengan rasa dingin. Kecil tetapi membuat saya cukup hangat, lagi-lagi membuat saya jatuh cinta di pagi buta.

Pagi buta pukul 01.32, mungkin merupakan pelatihan observasi. Mengamati dunia di balik mikroskop memungkinkan kita menangkap detail tentang sunyi, dingin, kegelapan, kesendirian bahkan lolongan anjing sekalipun. Seketika saya bersua dengan sebuah rasa tak bernama. Kemurnian, barangkali deskripsi paling mendekati. Kemurnian rasa hangat yang didominasi rasa dingin khas di pagi buta.

Banyak hal yang membuat kita jatuh cinta pada hidup. Tanpa banyak kata. Tanpa banyak alasan, kita mampu mengaku bahwa kita sedang jatuh cinta. Ya, inilah rasa. Rasa yang mampu mendahului sabda. Maka, biarkanlah saya mengakuinya bahwa saya sedang jatuh cinta.

Dalam keadaan mabuk asmara, kita akan merasa lahir untuk seseorang yang kita cinta. Dalam keadaan terinspirasi, kita merasa lahir untuk berkarya dan mencipta. Seorang ibu, dalam puncak kebahagiaannya, akan merasa lahir untuk melahirkan buah hatinya. Untuk beragam alasan, kita jatuh hati pada hidup dan kehidupan. Cinta yang barangkali juga datang dan pergi sesuai dengan situasi yang terus berganti.

Rasa dingin dan suasana pagi buta ini sejenak
menggerakkan saya untuk menelusuri cinta yang nyaris tak terganti, yang meski hidup kadang terasa membosankan dan menyebalkan, tetapi inilah kemurnian jiwa tanpa ada dusta di dalamnya.

Cinta pagi buta pada secangkir teh hangat.

Ada kemurnian yang selalu menjemput jiwa saya untuk sejenak berkelana meski di tengah kecemasan pada keadaan alam yang bergolak dengan berdekatan jarak tapi ada keindahan yang bergeming saat saya masih diizinkan untuk menikmati kehangatan cinta pagi buta dengan secangkir teh hangat. Sesekali ditemani riuh petir yang beradu dengan sunyi cukuplah dinikmati dengan penuh kesyukuran. Sederhana memang, sama halnya dengan semua penelusuran pelik yang biasanya berakhir pada penjelasan sederhana.

Sungguh saya tergoda berkata, secangkir teh hangat pagi buta ini adalah kekasih saya. Pacar gelap tapi tetap, yang dicumbu jiwa saya saat menjalin kasih dengan dunia materi dan sensasi ini. Bahkan rasa dingin tak mampu membendung cinta ini. Cinta pagi buta pada secangkir teh hangat.



Hujratii jannati, 28 Oktober 2010.
02.18


Satu Jam Saja

Satu jam saja,
aku bersemayam bersama ingatan dalam ranah yang kusebut keabadian. Kudekap, kuucap dan kucecap satu demi satu yang telah terlewat. Sebelum lautan cahaya melarutkanku dan waktu. Tanpa pernah tertukar bahkan tanpa pernah terlupa, aku menemukanmu dalam wujud yang satu.

Satu jam saja,
Aku dan kamu, mungkin kita. Kita yang menangis. Kita yang meregang di antara ruang. Mungkin juga, kita yang sedang tersesat di belantara masa.

Satu jam saja,
berjuta kaidah telah kita mainkan. Berjuta sabda telah kita ucapkan hanya untuk tahu dan merasakan jalinan rasa.
Tahukah,
meski tak terkira banyaknya masa dicipta. Meski tak terhingga rasa menjadi pembeda dan aku telah mencuri simpan dalam belantara yang kusebut kehidupan.

Satu jam saja...



*Diiringi "For The Rest of My Life" & "BarakaAllahu Lakumaa" by Maher Zain
Satu jam memasuki Hari Sumpah Pemuda

Sabtu, 23 Oktober 2010

'Salah Tempat'

Apa jadinya jika kita 'Salah Tempat'? 'Salah Tempat' di sini akan bermakna sangat luas, bisa berarti salah menempatkan barang, salah situasi bahkan salah menempatkan diri. Salah menempatkan barang, kita pun akan kelabakan jika suatu saat kita membutuhkannya. Salah situasi dengan pakaian yang dikenakan? Hmm, bakal nanggung malu tuh... Begitu pula dalam penggunaan bahasa. Lebih-lebih bahasa asing alias bukan bahasa ibu kita. Memang akan terdengar hebat jika kita menggunakan bahasa asing terutama Bahasa Inggris atau Bahasa Arab disela-sela percakapan kita sehari-hari jika yang mendengar percakapan kita tidak paham dengan bahasa yang kita gunakan, akan tetapi kita akan menanggung malu tanpa kita sadari jika yang mendegar percakapan kita lebih mengerti daripada kita.

Saya mendengar dan saya mendapati kalimat seperti. "I am happy because I am your zaujaty and you are my rijal", kata seorang istri kepada suaminya. Atau, "Ishbir yaa Ukhti...", kata seorang cewek pada teman ceweknya.

Baiklah, jika mendengar kalimat pertama mungkin orang akan bergumam "Subhaanaallah, dua bahasa. Hebaaatttt..." akan tetapi saya justru geli saat mendengar dan mendapati kalimat itu. [Kok ada ya...?]. Setahu saya, your adalah sebuah penanda kepemilikan untuk kamu sedangkan zaujaty [bahasa arab] berarti istriku. Lalu, my adalah penanda kepemilikan untuk aku dan rijal [bahasa arab] merupakan bentuk jamak/plural dari kata rajulun yang artinya laki-laki. Meskipun, rajulun bisa diartikan orang atau dalam konteks kalimat tersebut diartikan sebagai suami. Tetapi, dalam bahasa arab suami juga punya terjemahan tersendiri bukan dengan kata rijaal ataupun rajulun karena kata itu akan menjadi umum dan sangat luas artinya.

Kalimat kedua, Ishbir yang bermakna bersabarlah juga punya 'tempat' khusus, khusus ditujukan untuk laki-laki. Jika ditujukan untuk cewek, silakan gunakan Ishbirii untuk mengungkapkannya.

'Salah Tempat' yang membuat telinga saya geli mendengarnya dan membuat mata saya juga 'geli' saat melihatnya. Pemahiran bahasa memang harus dilatih dengan cara latihan bicara secara terus menerus. Dalam latihan itu pun sering terjadi kesalahan-kesalahan tapi ya memang seperti itu latihan 'try and error'. Bukan berarti kita bebas mencampuradukkan dua bahasa [yang tidak bersalah itu] menjadi tidak bermakna atau tidak pada 'tempatnya'. Jikalau memang ingin menggunakan dua bahasa maka tuntaskan satu kalimat dengan satu bahasa [dengan benar] lalu disusul dengan bahasa lain pada kalimat selanjutnya agar enak didengar dan dimengerti maknanya.
Dan jangan lupa, diskusikan tentang pemakaian bahasa yang benar pada orang yang benar. Jangan asal comot sana sini lalu pakai seenaknya sendiri karena menggunakan bahasa asing dengan benar sama dengan kita belajar menghargai keragaman budaya yang ada.

Jangan 'salah tempat' lagi ya..... :-D




*Bersyukurlah kalian yang diberi kesempatan mempelajari bahasa arab maupun bahasa inggris. Teruslah belajar dan jangan cepat puas. Mengutip kata-kata Bapak Fatkurrahman, S.IP., M.Si., dosen Hubungan Internasional FISIP UGM, "Jika kau ingin menggenggam dunia maka kuasailah bahasa inggris. Jika kau ingin menggenggam dunia dan akhirat maka kuasailah bahasa arab"

Mengenai Saya

Foto Saya
Ngawi, Jawa TimuR, Indonesia
Bukan dari tulang ubun ia diciptakan, Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja, Tak juga dari tulang kaki karena nista menjadikannya diinjak dan diperbudak. Tetapi dari rusuk kiri dekat ke hati untuk dicintai. Dekat ke tangan untuk dilindungi.